Ketahui Penyebab Umum Sindrom Eisenmenger

Apakah anda sudah familiar dengan istilah sindrom Eisenmenger tersebut? Atau bahkan ketika mendengar istilah tersebut terasa asing? Rupanya, istilah tersebut merupakan nama salah satu penyakit.  Pada tahun 1879, Dr. Victor Eisenmenger keli pertama mengenalkan penyakit tersebut. 

Sindrom Eisenmenger merupakan komplikasi yang disebabkan oleh terjadinya penyakit jantung bawaan. Sindrom tersebut dapat terjadi ketika darah bersih yang mendung  banyak oksigen mengalami percampuran dengan darah kotor yang kekurangan oksigen. Jika kondisi tersebut terjadi sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan terjadinya sesak napas yang parah. 

Lalu apa yang menjadi penyebab umum terjadinya sindrom tersebut?

Dilansir dari halodoc.com, untuk memahami penyebab umum terjadinya sindrom tersebut harus memahami cara kerja organ jantung. Jantung, terdiri dari empa tbagian. Terdapat dua bagian berada di sebelah kanan dan dua bagian lain terdapat di sebelah kiri. Bagian sisi kanan jantung berfungsi sebagai pemompa darah menuju paru-paru yang kemudian menuju ke jantung di bagian kiri. 

Sedangkan bagian jantung sisi kiri bertugas untuk memompa darah menuju ke pembuluh darah besar yang selanjutnya memompa ke seluruh tubuh. Di bagain tersebut juga terdapat katup-katup yang berguna untuk mengatur masuk dan keluarnya daraha menuju ruang jantung. 

Dari kedua sisi (kanan dan kiri) jantung apabila terdapat lubang (shunt) menyebabkan terjadinya jantung bawaan. Sindrom einsenmenger merupakan suatu kondisi yang mencakup sekumpulan gejala, diantaranya sianosis (kulit agak pucat berwarna biru keabu-abuan karena terjadi penurunan oksigen pada darah), hipertensi ( terjadi tekanan darah tinggi di bagian pembuluh darah paru-paru), dan eritrositosis (terjadinya peningkatan jumlah darah merah sel yang disebabkan oleh penurunan okseigen di dalam darah). 

Sindrom tersebut berkembang seiring dengan berjalannya waktu yang merupakan dampak dari tekanan darah tinggi di organ paru-paru. Tekanan darah tinggi tersebut dinamakan sebagai hipertensi pulmonal yang timbulnya dipicu oleh kelainan jantung bawaan yang menyebabkan darah mengalir dari bagian jantung kiri menuju bagian jantung kanan karena terdapat kebocoran pada dinding yang membagi kedua bagian jantung tersbeut. 

Karena tekanan pada bagian kiri jantung seringkali lebih besar dari tekanan dibagian kanan jantung, terdapat lubang yang diantara kedua bagian (kanan dan kiri) yang kemudian memicu terjadinya aliran darah dari bagian kiri menuju kanan. Terjadinya kebocoran tersebutlah menyebabkan terjadinya peningkatan pada aliran darah menuju pembuluh darah paru-paru sehingga dapat terjadi hipertensi pulmonal. 

Jika terjadinya hipertensi pulmonal abaikan dan dibiarkan terus terjadi tanpa penanganan dan pengobatan, akan terjadi tekanan di bagian kanan jantung dan dapat meningkat ke bagian kiri yang mana tekanan dibagian kanan lebih besar jika dibandingkan dengan bagian kiri. Ketika hal tersebut terjadi, maka darah akan mengalir dari kanan jantung ke bagian kiri (shunt kanan dan kiri) yang berarti darah kotor akan bercampur dengan darah bersih yang dipompa keluar tubuh dari bagian kiri jantung.

Terjadinya pembalikan tersebut (shunt kana menuju kiri) menimbulkan terjadinya kekurangan oksigen di dalam darah. Pemicu lainnya yaitu terjadinya tekanan tinggi pada paru-paru juga menyebabkan perubahan secara progresif pada pembuluh darah paru yang menimbulkan terjadinya kerusakan permanen di lapisan pembuluh darah. Pemicu lain yaitu fibrosis atau pertumbuhan jaringan parut setelah terjadi infeksi dan trombus (pembekuan). Yang memicu terjadinya hipertensi arteri pulmonal sekunder (PAH).

Nah, itulah penyebab  umum sindrom eisenmenger. Jika anda memerlukan informasi lebih mengenai sindrom tersebut, anda dapat menelusurinya melalui berbagai jurnal kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *